Selasa, 19 Oktober 2010

Review NegeriAds.Com - Bukan Scam

Dear teman-teman semua,.. Pada posting kali ini, saya ingin menyampaikan sebuah kabar gembira untuk Anda semua. Kabar gembiranya adalah: telah diluncurkan sebuah jaringan PPC baru, bernama NegeriAds.Com.
PPC Ads Network lagi? Betul sekali. Tapi tentu, jaringan baru ini tidak akan seperti yang lainnya. Jaringan PPC ini akan lebih user friendly, responsif dan tentunya juga lebih membawa untung untuk semua pihak.
Bagi Anda yang tertarik untuk menjadi advertiser, untuk menyebarkan iklan tentang produk-produk Anda, atau produk-produk yang Anda affiliasikan, bisa mulai mencoba untuk mengiklankannya di jaringan NegeriAds.Com.
Cost per Click (CPC) sangat murah, hanya mulai Rp 400 / klik / iklan. Dan dengan dilindungi oleh sistem Anti Fraud (1 klik / IP / hari), Anda bisa lebih tenang dan yakin bahwa setiap sen uang yang Anda keluarkan tidak sia-sia.
Bagi para affiliate dan reseller, Anda bisa menjadikan jaringan NegeriAds.Com pilihan alternatif (atau bahkan pilihan utama) untuk beriklan. Bagi para product owner, Anda pun bisa melakukan hal serupa plus merekomendasikan jaringan baru ini kepada para affiliate dan reseller Anda (karena persaingan di jaringan PPC lain sudah ketat).
Untuk mereka yang ingin menjadikan blog / website yang sudah dimiliki sebagai sebuah mesin uang, segeralah bergabung menjadi publisher NegeriAds.Com, dan mulai jaring komisi dari klak-klik pengunjung pada blog / website Anda. Pendaftaran publisher 100% GRATIS.
NegeriAds.Com memberikan sharing profit yang adil, 50%-50% antara network owner dan para publisher. Untuk jenis dan ukuran iklan, disediakan berbagai ukuran iklan berbasis text dan gambar dengan standard tampilan yang sesuai dengan ukuran IAB.
Minimum payout hanya Rp 25.000 dan dibayar dalam waktu 7-14 hari setelah request komisi dilakukan. Ini jauh lebih baik daripada banyak jaringan PPC lainnya yang baru melakukan pembayaran setelah 30 atau bahkan 40 hari setelah payout diminta... mana mau nunggu lama-lama kan?
Kesimpulannya, NegeriAds adalah tempat yang tepat bila Anda ingin menjadi seorang Advertoser atau Publisher untuk market Indonesia. Jadi untuk Anda yang ingin tahu lebih banyak tentang NegeriAds.Com dan ingin mendaftar (sebagai Advertiser atupun Publisher), silakan segera datang ke:
•••> http://negeriads.com/index.php?r=10560
Selamat mencoba menjadi publisher NegeriAds.
Salam sukses untuk Anda!

Minggu, 17 Oktober 2010

Cangkir cantik

Sepasang opa dan oma pergi belanja di sebuah toko suvenir untuk mencari hadiah buat cucu mereka. Kemudian mata mereka tertuju kepada sebuah cangkir yang cantik "Lihat cangkir itu," kata si oma kepada suaminya. "Kau benar, inilah cangkir tercantik yang pernah aku lihat," ujar si opa.

Saat mereka mendekati cangkir itu, tiba-tiba cangkir yang dimaksud berbicara "Terima kasih untuk perhatiannya, perlu diketahui bahwa aku dulunya tidak cantik. Sebelum menjadi cangkir yang dikagumi, aku hanyalah seonggok tanah liat yang tidak berguna. Namun suatu hari ada seorang penjunan dengan tangan kotor melempar aku ke sebuah roda berputar. Kemudian ia mulai memutar-mutar aku hingga aku merasa pusing. Stop ! Stop ! Aku berteriak, Tetapi orang itu berkata "belum !" lalu ia mulai menyodok dan meninjuku berulang-ulang. Stop ! Stop ! teriakku lagi. Tapi orang ini masih saja meninjuku, tanpa menghiraukan teriakanku. Bahkan lebih buruk lagi ia memasukkan aku ke dalam perapian. Panas ! Panas ! Teriakku dengan keras. Stop ! Cukup ! Teriakku lagi.

Tapi orang ini berkata "belum !" Akhirnya ia mengangkat aku dari perapian itu dan membiarkan aku sampai dingin. Aku pikir, selesailah penderitaanku. Oh ternyata belum. Setelah dingin aku diberikan kepada seorang wanita muda dan dan ia mulai mewarnai aku. Asapnya begitu memualkan. Stop ! Stop ! Aku berteriak. Wanita itu berkata "belum !" Lalu ia memberikan aku kepada seorang pria dan ia memasukkan aku lagi ke perapian yang lebih panas dari sebelumnya ! Tolong ! Hentikan penyiksaan ini ! Sambil menangis aku berteriak sekuat-kuatnya. Tapi orang ini tidak peduli dengan teriakanku. Ia terus membakarku.

Setelah puas "menyiksaku" kini aku dibiarkan dingin. Setelah benar-benar dingin seorang wanita cantik mengangkatku dan menempatkan aku dekat kaca. Aku melihat diriku. Aku terkejut sekali. Aku hampir tidak percaya, karena di hadapanku berdiri sebuah cangkir yang begitu cantik. Semua kesakitan dan penderitaanku yang lalu menjadi sirna tatkala kulihat diriku.

Saudara, seperti inilah Allah membentuk kita. Pada saat Ia membentuk kita, tidaklah menyenangkan, sakit, penuh penderitaan, dan banyak air mata. Tetapi inilah satu-satunya cara bagi Allah untuk mengubah kita supaya menjadi cantik dan memancarkan kemuliaan Allah. Yak 1 : 2 - 4 "Saudara-saudaraKu, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai pencobaan, sebab kamu tahu bahwa UJIAN terhadap IMANMU menghasilkan KETEKUNAN. Dan biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang supaya kamu MENJADI SEMPURNA dan utuh dan tak kekurangan suatu apapun." Apabila anda sedang menghadapi ujian hidup, jangan kecil hati, karena Alllah sedang membentuk anda. Bentukan - bentukan ini memang menyakitkan tetapi setelah semua proses itu selesai. Anda akan melihat betapa cantiknya Allah membentuk anda.

Cinta itu Buta

Konon katanya pacaran itu adalah masa-masa yang paling indah, di mana setiap hari yang dirasakan hanyalah cinta dan cinta. Sampai-sampai ada yang mengatakan bahwa cinta itu bisa membuat seseorang buta. Hmm, tapi cinta itu tidak buta, tapi terkadang kita sendiri yang membiarkan mata kita tidak melihat kenyataan...

Hari ini adalah tahun ke-6 Ratna berpacaran dengan Rudi, mereka sudah menjadi dua sejoli yang tidak mungkin dapat dipisahkan lagi. Apalagi merekapun sudah merencanakan akan menikah 2 tahun lagi. Ratna begitu mempercayai Rudi, baginya Rudi adalah pria terbaik dalam hidupnya dan sepertinya tidak akan ada lagi pria lain yang dapat mengisi hari-harinya. Baginya Rudi adalah segalanya, nafasnya, detak jantungnya, sampai-sampai Ratna sudah sangat tergantung dengan Rudi sepenuhnya..

Namun hari itu Ratna seperti mendapat petir di siang bolong, ya Ratna sangat terkejut dengan pengakuan Rudi yang mengakui bahwa selama mereka berhubungan ternyata di tahun ke-4 Rudipun menjalin hubungan dengan wanita lain, ya, perselingkuhan tepatnya.. Ratna tidak percaya, Ratna sakit hati, hatinya benar-benar hancur berkeping-keping, ya terkadang saat kita tidak pernah membayangkan sesuatu yang kita pikir tidak akan pernah terjadi namun malah menjadi kenyataan akan jauh lebih menyakitkan ketimbang sebelumnya kita sudah mengetahui bahwa hal itu akan terjadi.

Perselingkuhan sangat menyakitkan, Ratna dikhianati, pengakuan demi pengakuan yang dilontarkan Rudi kian menyayat hatinya, bagaimana tidak, tidak ada satu wanita manapun yang hatinya tidak terluka jika mengetahui kekasihnya mencium wanita lain, sakit, rasanya pilu, rasanya hati sudah begitu sakit sampai tidak terasa lagi sakitnya seperti apa.. Tiap hari hanya ada air mata dan air mata..

Tapi Ratna itu memang aneh, kadang mungkin itu juga yang dialami sebagian dari kita, saat kita tau pasangan kita melakukan kesalahan (untuk yang belum menikah maksudnya), sepertinya lebih mudah untuk mengampuni semua kesalahan yang telah dibuatnya ketimbang harus memutuskan hubungan yang telah dijalaninya.. Ya itulah Ratna, ia memberi kesempatan untuk Rudi berubah, ia menerimanya kembali..

Kadang manusia suka naif, ia ingin mempertahankan apa yang ada padanya walau sesuatu yang ada padanya mungkin bukanlah yang terbaik. Dengan mengatasnamakan cinta untuk tidak melihat kenyataan yang sebenarnya, tetapi sekali lagi, cinta itu tidak buta, tetapi kadang kita sendirilah yang tidak mau melihat kenyataan yang sesungguhnya...

Teman-teman, berhati-hatilah dalam membangun suatu hubungan, jangan sampai cinta itu malah membawa hidup kita jadi uring-uringan. Carilah pasangan yang tepat, dan jangan lupa untuk melibatkan Tuhan dalam apapun yang kita lakukan...

Bagaimana dengan keputusan Ratna?? Benar atau salahkah?? Tapi hidup akan terus berputar, Tuhan pasti akan menggunakan waktu untuk menjawab apakah Rudi memang pasangan hidup Ratna atau bukan...

darimana datangnya kebijaksanaan

Seorang pencari kebijaksanaan datang menemui sang guru. "Anda hanya memiliki kesempatan untuk mengajukan tiga pertanyaan." Demikian kata sang guru. Orang tersebut mulai berpikir dalam agar tidak mengajukan pertanyaan yang tak berarti. Setiap pertanyaan yang akan diajukan haruslah dipertimbangkan secara masak, dan bisa menjawabi kehausannya akan kebijaksanaan.

Setelah beberapa menit berada dalam keheningan, ia membuka mulut: "Guru terhormat. Dari manakah datangnya kebijaksanaan itu?" Demikian ia mengajukan pertanyaan yang pertama.

"Kebijaksanaan datang dari pengalaman yang baik." Jawab sang guru tanpa berpikir panjang.

Sang pencari kebijaksanaan itu mulai lagi berpikir tentang "pengalaman yang baik" itu. Ia merenungkan semua pengalaman hidupnya di masa silam, namun ia tak tahu pengalaman mana yang bisa dikategorikan sebagai pengalaman yang baik.

Setelah berpikir cukup lama ia memberanikan diri untuk mengajukan pertanyaan kedua: "Guru yang bijaksana! Dari mana datangnya pengalaman yang baik ini?"

"Pengalaman yang baik datangnya dari suatu pertimbangan dan keputusan yang baik." Sang Guru menjawab cepat.

Pertimbangan dan keputusan yang baik. Orang tersebut merenungkan ucapan sang Guru. Ia tahu bahwa setiap keputusan harus diawali oleh suatu pertimbangan yang matang. Namun...apa yang harus dipertimbangkan? Ia bertanya diri. "Guru yang baik. Dari mana datangnya pertimbangan dan keputusan yang baik ini?" Demikian ia mengajukan pertanyaan yang terakhir.

"Pertimbangan dan keputusan yang baik datangnya dari setiap pengalaman yang buruk." Demikian jawab sang Guru.

--------------------

Temanku, setiap hari kita berhadapan dengan sejuta pengalaman yang tak ingin kita terima. Kehidupan berkeluarga mungkin berada di sebuah tepi jurang. Masyalah pekerjaan yang mungkin tak pernah teratasi. Kesehatan yang terganggu. Kehilangan orang yang kita cintai. Dan masih banyak lagi, anda bisa membuat sejuta litani pengalaman kepedihan yang datang menghadang setiap hari. Semua pengalaman ini seumpama sekeping batu, suatu bahan mentah yang menunggu proses pengolahan lebih lanjut agar menjadi barang berharga.

Harta, Tahta & Wanita

Iblis sedang bekerja secara luar biasa untuk menghancurkan hidup manusia. Jerat yang sering digunakan olehnya adalah TIGA-TA: harTA, tahTA dan waniTA. Karena itu tidak mengherankan bila ada statement: ”Pria yang berhasil dalam hidupnya adalah pria yang mampu mengalahkan harta, tahta dan wanita.” Jerat tiga-TA ini telah memakan banyak korban di dunia ini. Tentunya pembahasan ini tidak hanya diperuntukkan bagi kaum pria, tapi juga kaum wanita. Jerat-TA yang ketiga (waniTA) di sini berbicara tentang masalah cinta, nafsu dan seks. Sedangkan harTA berkaitan dengan uang, materi dan kekayaan.
Dan tahTA berkenaan dengan jabatan, kedudukan dan popularitas.

Sebelum kita mempelajari jerat tiga-TA tersebut, kita perlu mengerti tiga sumber kejatuhan manusia menurut 1 Yohanes 2:16 yaitu: keinginan daging, keinginan mata dan keangkuhan hidup. Tiga hal tersebut menguasai manusia yang hidup secara duniawi, yakni keinginan yang bertentangan dengan kehendak Tuhan (2:17). Mengapa tiga keinginan tersebut menjajah hidup manusia? Karena manusia tidak mengasihi Bapa, sebaliknya ia lebih mengasihi dunia ini, sehingga tabiat duniawi dominan dalam hidupnya (2:15). Karena itu kekristenan kita harus terus bertumbuh secara rohani menjadi umat Tuhan yang sungguh-sungguh mengenal dan mengasihi Bapa.

Pada bagian 1 Yoh.2:12-14 dijelaskan ada tiga tahapan menjadi orang Kristen sejati:
1. Golongan anak-anak: yang menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat dan telah menerima pengampunan dosa (ayat 12).
2. Golongan orang-orang muda: kuat iman dan hidup dalam firman Tuhan sehingga dapat mengalahkan yang jahat (ayat 13b, 14b).
3. Golongan bapa-bapa: yang dewasa rohani dan telah mengenal Bapa sorgawi (ayat 13a).

Tuhan menghendaki hidup kita mengalami peningkatan, jangan berhenti hanya sekedar percaya Yesus dan menerima pengampunan dosa, tapi menjadi umat-Nya yang kuat dan hidup dalam firman sehingga mampu mengalahkan tipu daya si jahat. Dan puncaknya, membangun hubungan intim dengan Bapa, sampai akhirnya mengenal Dia dengan benar. (bandingkan dengan pelajaran Tabernakel: Kristen halaman, Ruang Suci dan Ruang Maha Suci). Jika kita ingin hidup berkemenangan dan mampu mengalahkan jerat si iblis, maka kehidupan rohani dan iman kita harus makin meningkat dan kuat di dalam Tuhan.


1. JERAT HARTA

Banyak orang yang jatuh dalam dosa disebabkan karena jerat harta: penipuan, korupsi, pembunuhan dan kejahatan lainnya. Harta, yang meliputi uang, materi dan kekayaan, sebenarnya bukan sesuatu yang salah/jahat. Namun jika harta menjadi tujuan utama dalam hidup ini bisa menjadi jerat yang menjerumuskan kita dalam dosa. Karena itu nasihat firman Tuhan (Mazmur 62:11), ”janganlah hatimu melekat pada harta.” Sebab jika hati kita melekat pada harta, maka kasih kita kepada Tuhan akan beralih pada harta.

Sebagi umat yang menerima perjanjian berkat dari Tuhan, kita tidak perlu alergi dengan harta sebab ”Berkat Tuhan lah yang menjadikan kita kaya” (Amsal 10:22). Apakah orang Kristen tidak boleh kaya? Boleh saja, tinggal bagaimana kita menyikapi kekayaan tersebut sebagai berkat Tuhan atau tujuan hidup yang harus kita kejar mati-matian. Jika kita sadar bahwa harta/kekayaan adalah berkat Tuhan, maka kita harus dapat mengelola keuangan dengan benar. Bagaimana caranya? Kita harus berani ”menyebar harta” (Amsal 11:24) yaitu dengan cara: mengembalikan milik Tuhan (persepuluhan), persembahan untuk pekerjaan Tuhan, menolong saudara dan sanak family, serta membantu sesama yang mengalami kesulitan hidup. Tapi mereka yang menjadikan harta sebagai tujuan hidup, akan mengejar kekayaan (ingin kaya) sehingga ia akan jatuh ke dalam jerat dan dosa (1 Tim 6:9-10). Orang seperti ini jika menjadi kaya biasanya cenderung menjadi kikir dan tidak peduli dengan sesama (ingat, orang kikir tidak dapat masuk kerajaan sorga – 1 Kor. 6:9-10). Karena itu Yesus juga berfirman ”Orang kaya sukar masuk ke dalam kerajaan sorga” (Matius 19:23). Dalam konteks cerita tersebut Yesus menjawab pertanyaan seorang muda yang kaya, bagaimana caranya dapat memperoleh hidup yang kekal? Pemuda kaya tersebut menjalankan syariat agama dengan sungguh-sungguh, namun ternyata ia kikir. Karena itu Yesus memerintahkan pemuda tersebut menjual hartanya dan membagikan pada orang miskin. Ternyata ia menolak perintah Tuhan karena ia seorang yang kikir. Jerat harta telah menghancurkan kehidupan pemuda yang saleh itu.

Dalam Matius 6:19-24 Tuhan Yesus mengaitkan jerat harta dengan keinginan mata. Hawa jatuh dalam dosa bukan karena ia tidak mengerti firman, tapi karena ia jatuh dalam keinginan mata sehingga ingin menjadi seperti Tuhan (keangkuhan hidup) – Kej. 3:5-6.


2. JERAT TAHTA

Tahta di sini meliputi: jabatan, kedudukan, posisi dan popularitas. Keinginan untuk memperoleh kedudukan (tahta) biasanya dilatarbelakangi dengan keangkuhan hidup. Yesaya 14:12-14 bintang timur (KJV ”lucifer”) jatuh karena sombong/angkuh, ingin seperti Allah dan bahkan ingin menduduki tahta Allah. Lucifer adalah malaikat yang mempunyai kedudukan istimewa selain Mikhael dan Gabriel. Tapi karena keistimewaannya itu ia menjadi sombong dan mencari tahta. Akhirnya ia dihukum dan dibuang ke bumi (Wahyu 12:7-9). Karena itu kita harus berhati-hati dengan pujian yang diberikan orang lain karena keberhasilan atau kelebihan kita, jika tidak hati-hati kita bisa mencuri kemuliaan Tuhan dan membangun tahta kerajaan sendiri.
Dalam 2 Petrus 2:10,18 dijelaskan karena mencari popularitas maka seseorang bisa mencuri kemuliaan Tuhan dan bahkan menghujat Tuhan (contoh: John Lennon the Beatles, Madonna, dll). Jika sudah meras diri top/populer maka timbul keangkuhan hidup. Termasuk di dalamnya ”hamba-hamba Tuhan” dikatakan sebagai guru-guru palsu, di mana karena kharisma yang dimiliki maka ia mencuri kemuliaan Tuhan, mencari tahta dan akhirnya sombong dan menghujat nama Tuhan.


3. JERAT WANITA

Jerat yang ketiga berbicara tentang masalah cinta, nafsu dan seks. Dosa ini terkait erat dengan keinginan mata dan keinginan daging. Dari sinilah timbul perselingkuhan dan perzinahan, baik zinah badani maupun zinah hati. Zinah badani ditulis dalam Keluaran 20:14 ”Jangan berzinah” sedangkan zinah hati ditulis dalam Matius 5:28, yaitu memandang perempuan dan ”menginginkannya” (terjemahan asli ”tergeraklah syahwatnya atau terangsang). Sekalipun seseorang tidak melakukan hubungan secara badan (seks) dengan bukan pasangannya, tapi karea ia memandang dan terangsang, di hadapan Tuhan hal tersebut sudah termasuk perzinahan.

Bagaimana mengatasi jerat dosa ini? Mazmur 119:37,38 mengajarkan agar mata kita menghindar dari melihat hal-hal yang hampa. Yesus berkata, ”cungkillah matamu, penggallah tanganmu” (Mat.5:29-30), ini berbicara tentang amputasi rohani. Kita harus berani memotong sumber dari kejahatan/dosa agar lepas dari jerat dosa kenajisan.
Belajarlah untuk menerima kekurangan atau kelemahan isteri/suamimu, jangan mencoba membanding-bandingkan dengan orang lain. Dengan menghargai kekudusan hidup nikah, maka tidak akan ada perselingkuhan dan perzinahan dalam hidup nikah kita.

Dosa besar & dosa kecil

Dua orang pendosa mengunjungi hamba Tuhan yang bijak dan meminta nasehatNya.

"Kami telah melakukan suatu dosa," kata mereka dan suara hati kami terganggu. "Apa yang harus kami lakukan ?"

"Katakanlah kepadaku, perbuatan-perbuatan salah mana yang telah kamu lakukan, Anakku," kata hamba Tuhan tsb.

Pria pertama mengatakan ,"Saya melakukan suatu dosa yang berat dan mematikan." Pria kedua berkata,"Saya telah melakukan beberapa dosa ringan, yang tidak perlu dicemaskan."

"Baik," kata hamba Tuhan tsb, "Pergilah dan bawalah kepadaku sebuah batu untuk setiap dosa yang telah kamu lakukan !".

Pria pertama kembali dengan memikul sebuah batu yang amat besar. Pria kedua dengan senang membawa satu tas berisi batu-batu kecil.

"Sekarang," kata hamba Tuhan tsb, "Pergilah dan kembalikan semua batu itu tepat dimana kamu telah menemukannya!".

Pria pertama mengangkat batu besar itu dan memikulnya kembali ke tempat dimana ia telah mengambilnya. Pria kedua tidak dapat mengingat lagi tempat dari setengah jumlah batu yang telah diambilnya, maka ia menyerah saja dan membiarkan batu-batu itu berada didalam tasnya. Katanya, "Itu pekerjaan yang sulit."

"Dosa itu seperti batu-batu itu,' kata hamba Tuhan bijak tsb, "Jika seseorang melakukan suatu dosa berat, hal itu seperti sebuah batu besar dalam suara hatinya, tetapi dengan penyesalan yang sejati, memohon ampun dan mengakui Nama Tuhan, maka kesalahannya diampuni seluruhnya oleh Tuhan.

Tetapi pria yang terus menerus melakukan dosa-dosa ringan dan ia tahu itu salah, namun semakin membekukan suara hatinya dan ia tidak menyesali sedikitpun, maka ia tetap sebagai seorang pendosa. Ia sulit membuang batu-batu itu kembali ke tempatnya dan terus menerus membawanya seumur hidup.

"Maka ketahuilah,anak-anakku," nasihat hamba Tuhan itu, "adalah sama untuk menolak dosa-dosa ringan seperti menolak dosa-dosa berat !"

Galatia 5:1 Supaya kita sungguh-sungguh merdeka, Kristus telah memerdekakan kita. Karena itu berdirilah teguh dan jangan mau lagi dikenakan kuk perhambaan.

Galatia 5:13 Saudara-saudara, memang kamu telah dipanggil untuk merdeka. Tetapi janganlah kamu mempergunakan kemerdekaan itu sebagai kesempatan untuk kehidupan dalam dosa, melainkan layanilah seorang akan yang lain oleh kasih.

2 kotak

Ada di tanganku dua buah kotak yang telah Tuhan berikan padaku untuk dijaga. Kata-Nya, "Masukkan semua penderitaanmu ke dalam kotak yang berwarna hitam.
Dan masukkan semua kebahagiaanmu ke dalam kotak yang berwarna emas."

Aku melakukan apa yang Tuhan katakan.
Setiap kali mengalami kesedihan maka aku letakkan ia ke dalam kotak hitam. Sebaliknya ketika bergembira maka aku letakkan kegembiraanku dalam kotak berwarna emas.

Tapi anehnya, semakin hari kotak berwarna emas semakin bertambah berat. Sedangkan kotak berwarna hitam tetap saja ringan seperti semula.
Dengan penuh rasa penasaran, aku membuka kotak berwarna hitam. Kini aku tahu jawabannya. Aku melihat ada lubang besar di dasar kotak berwarna hitam itu, sehingga semua penderitaan yang aku masukkan ke sana selalu jatuh keluar.

Aku tunjukkan lubang itu pada Tuhan dan bertanya, "Kemanakah perginya semua penderitaanku?" Tuhan tersenyum hangat padaku. "AnakKu, semua penderitaanmu berada padaKu." Aku bertanya kembali, "Tuhan, mengapa Engkau memberikan dua buah kotak, kotak emas dan kotak hitam yang berlubang?"

"AnakKu, kotak emas Kuberikan agar kau senantiasa menghitung rahmat yang Aku berikan padamu, sedangkan kotak hitam Kuberikan agar kau melupakan penderitaanmu." Ingat-ingatlah semua kebahagiaanmu agar kau senantiasa merasakan kebahagiaan. Campakkan penderitaanmu agar kau melupakannya.